Wednesday, June 20, 2012

Wah, Angry Birds punya Taman di Finlandia

Taman hiburan Angry Birds di Särkänniemi, Finlandia sudah selesai. Rencananya, minggu ini akan diresmikan.
"Pembukaan Lahan Angry Birds di Särkänniemi adalah kesepakatan yang sangat besar bagi kami", ucap  Miikka Seppälä, bos taman tersebut. Dengan harga tiket 35 Euro (dewasa) dan 29 Euro (anak-anak di atas 4 tahun), plus diskon bila memesan jauh hari sebelumnya, tampaknya taman Angry Birds ini akan menarik banyak pengunjung.
"Karakter Angry Birds berasal dari Finlandia tapi kemudian terkenal hingga seluruh dunia, dimainkan oleh semua usia. Jadi rasanya pas dengan keberadaan taman ini," kata Seppala lagi, sambil menambahkan, "Tujuan kami ingin memotivasi semua penggemar game Angry Birds, orang tua dan anak-anak, agar menikmati permainan di alam terbuka."
Kabarnya, taman serupa akan dibuat di beberapa negara lainnya. Apakah Indonesia juga jadi target? Entah, belum ada kabar soal ini.

Hebatnya si Burung Pemarah
Sejak diluncurkan, permainan burung pemarah yang menyerang babi-babi ini telah diunduh sebanyak 700 juta kali. Keuntungan yang dikeruk Rovio - sebagai pembuat game ini - juga didapat dari penjualan berbagai merchandise hingga iklan.
Sebuah kisah yang luar biasa dari trio "Geek" yang sempat berada di jurang kebangkrutan. Hingga akhirnya Mikael Hed, Niklas Hed, dan Peter Vesterbacka meluncurkan Angry Bird di toko Aplikasi Apple pada Desember 2009. Cukup tiga tahun dan kini burung-burung warna-warni itu membawa mereka terbang ke kejayaan finansial.

Rovio membuat aplikasi gratis berbasis Android itu hanya dengan modal awal sekitar Rp 1,18 miliar (80 ribu pound sterling). Tapi sekarang, perusahaan tersebut bernilai (Rp 11,09 triliun ), sebuah nilai yang fantastis selama tiga tahun. Bahkan Perdana Menteri Inggris David Cameron adalah salah seorang penggemar terbesar Angry Birds.

Vesterbacka, 42 tahun, mengaku bahwa butuh waktu untuk menemukan formula Angry Bird yang tepat. Tapi, sekali ketemu, ia pun sadar bahwa Angry Bird ini spesial. "Angry Bird adalah permainan ke-52 kami. Setiap ada permainan baru, Niklas selalu menunjukkan ke ibunya," kata Vesterbacka.

Biasanya, ia melanjutkan, ibu Niklas selalu pergi. Ketika disodorkan Angry Bird, responsnya berbeda. "Ibu Niklas bermain Angry Bird sepanjang hari Natal, itu adalah indikator yang bagus karena dia tidak pernah bermain permainan di dalam gadget," ujar Vesterbacka.

Vesterbacka kini mendapat julukan Steve Job-nya dunia aplikasi, apalagi dengan ambisinya mendirikan taman Angry Birds. "Kami ingin taman Angry Birds ada di seluruh kota-kota dunia, jadi Anda bisa berjalan dan bersepeda dengan mudah di dalamnya," kata dia.

Kepopuleran Angry Birds memang luar biasa. Kini produk-produknya hadir dalam 10 juta mainan, notebook, tempat makan, selimut, seprei, dan baju. November 2011, toko resmi Angry Birds telah dibuka di Helsinki, Finlandia.

Tahun 2012, Angry Birds direncanakan muncul dalam 52 episode televisi. Tak hanya layar kaca, burung-burung pemarah ini tak sabar muncul di layar perak. Rovio telah menggandeng mantan bos studio Marvel, David Maisel, untuk memproduksi film penembak babi hijau itu.

Seri terbaru Angry Birds, yaitu Angry Birds Space, yang baru saja diluncurkan Maret lalu, kini sudah diunduh sebanyak 50 juta kali.

Fakta Angry Birds:
- biaya produksi 80 ribu pound sterling,
- permainan ke-52 yang diproduksi Rovio,
- diunduh 700 juta kali sejak diluncurkan 2009
- siap tayang 52 episode untuk televisi pada 2012.

Sumber:  http://www.apakabardunia.com/2012/05/wah-angry-birds-punya-taman-di.html

No comments:

Post a Comment